• Jam buka

    07.00 - 20.30 WIB

  • Customer Service

    081240806323

  • hotline

Sejarah Brownies Cinta - Brownies Cinta Official

Sejarah Brownies Cinta

Sejarah Brownies Cinta

Karena cinta adalah perjuangan. Perjuangan untuk memulai-menjaganya-mepertahankannya hingga perjuangan untuk meraih cinta kepada Dia. Perjuangan itulah yang menjadi dasar terbangunnya brownies cinta. Sebuah usaha yang dilandaskan oleh cinta oleh dia si pemiliknya. Cinta pada keluarganya hingga cinta pada sekitarnya sehingga brownies cinta memiliki ruh yang kuat untuk kebermanfaatan pada sekitar.
Brownies cinta dibangun pada tahun 2010 oleh sepasang suami istri yang baru saja mengikat janji pada Dia pemilik cinta yang sesungguhnya. Usaha yang mulai dirintis setelah jatuh bangun dalam berbagai usaha yang lainnya. Sebelum memutuskan untuk membuka usaha dibidang makanan beliau berdua terlebih dahulu mencoba untuk berdagang pakaian hingga beternak bebek. Namun keduanya menemui jalan buntu. Hingga pada akhirnya terinspirasi untuk mencoba merambah usaha dibidang kuliner.
Karena pada saat itu brownies sedang mulai muncul ke permukaan, tapi masih sangat terbatas keberadaannya, terfikirlah untuk membuat usaha dibidang kuliner lebih spesifiknya adalah brownies. Dimulailah berburu resep hingga segala kebutuhannya. Pada saat memasuki salah satu toko bahan kue yang ada disudut kota Solo, tetiba menemukan cetakan untuk kue yang berbentuk hati. Seketika langsunglah terfikir untuk membuat nama “brownies cinta”. Inspirasi yang sebenarnya cukup sederhana akhirnya digali lagi untuk memaknai “brownies cinta” itu.

Brownies cinta adalah salah satu bentuk perjuangan beliau berdua dalam memaknai cinta itu sendiri. Hari ulang tahun brownies cinta ditetapkan 14 Maret sekaligus peringatan hari ulangtahun pernikahan beliau berdua. Dengan harapan pernikahan beliau berdua dan brownies cinta bisa sakinah-mawaddah-warahmah. Aamiin.
Sebelum masuk lebih dalam, saya perkenalkan Beliau pemilik brownies cinta adalah Fauzi Yunianto dan Puspitasari. Nah setelah kenal, kita mulai lagi ya cerita mengenai brownies cinta.
Tahun awal mulainya adalah di 2010 dengan memproduki brownies mini (brownies dengan ukuran kecil beltuk love). Awal mula diproduksi oleh beliau berdua kemudian masing-masing browniesnya dibungkus dengan mika dan dijual dengan sistem titip. Awalnya sering kembali banyak (sedikit yang terjual). Namun, seiring berjalannya waktu ada beberapa permintaan untuk membuat brownies bentuk box.
Setelah mencoba beberapa kali untuk brownies box, di tahun 2011 mulai membuka toko di rumah. Selain sebagai toko, rumah juga digunakan sebagai dapur produksi. Produk brownies box atau reguler adalah brownies original coklat, ditahun yang sama diproduksi beberapa jenis variant brownies. Brownies hitam putih (kombinasi dark coklat dan white coklat), brownies ini terinspirasi oleh roti mandarin yang cukup mgehitz di Solo. Selanjutnya adalah variant blueberry coklat, strowberry coklat, ovend almond dan paket donat. Tahun 2012 variant yang keluar adalah coklat mocca, coklat kacang, brownies pelangi. Di 2013 varian barunya adalah coklat tiramisu, coklat pandan, puding brownies dan brownies kering. Di 2014 sudah mulai membuat tart dan blacforest dengan isi brownies.

Setelah perkembangan untuk variant, di tahun 2015 mulai mengembangkan untuk menambah jumlah outlet dengan membuka cabang diluar daerah Karangnyar.lokasi yang dipilih adalah Sragen. Awalmula buka cabang di Sragen adalah dengan outlet mobil. Setelah tiga bulan perkembangannya dirasa cukup baik, maka memutuskan untuk membuka toko di jalan raya Sukowati. Selanjutnya ditahun 2016 membuka cana lagi untuk Tawangmangu. Proses pembukaannya sama dengan cabang sebelumnya diawali dengan outlet mobil. Di tahun 2017 ini membuka untuk cabang Solo dan Sukoharjo hingga sekarang, di tahun 2019 ini outlet Brownies Cinta sudah mencapai 12 Outlet meliputi wilayah Karesidenan Surakarta, Yogyakarta hingga Magelang.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Hubungi Kami